
Kegiatan belajar mengajar di MTsN 1 Sarolangun kembali berjalan normal mulai Rabu, 23 September. Sebelumnya, pihak madrasah menerapkan sistem pembelajaran daring dan luring terbatas, serta membatasi aktivitas luar ruangan akibat buruknya kualitas udara di wilayah Sarolangun.
Pemulihan aktivitas madrasah ini dimungkinkan setelah hujan lebat mengguyur Sarolangun pada Senin, 21 September. Curah hujan yang tinggi membantu mengurangi kabut asap, sehingga kualitas udara membaik dan kembali ke tingkat aman untuk kegiatan di luar ruangan. Kepala MTsN 1 Sarolangun, Salimin, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas membaiknya kondisi lingkungan. Ia menegaskan bahwa kesehatan siswa tetap menjadi prioritas utama, namun kembalinya seluruh program madrasah sangat penting untuk efektivitas pendidikan.
"Alhamdulillah, setelah sempat mengalihkan pembelajaran demi menjaga kesehatan seluruh peserta didik dari paparan udara buruk, mulai hari ini kami dapat menyelenggarakan program madrasah secara utuh. Kegiatan kesiswaan, ekstrakurikuler, serta pembelajaran di luar kelas kini sudah diaktifkan kembali secara normal," ujar Salimin, S.Pd.I dalam keterangannya.
Pihak manajemen MTsN 1 Sarolangun juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan wali murid atas dukungan serta kerja sama selama masa pembatasan. Meskipun seluruh kegiatan telah berjalan normal, pihak madrasah tetap akan melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi lingkungan. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh warga madrasah, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal tanpa mengabaikan aspek kesehatan.(Humas/Rf)
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...