
MTsN 1 Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, resmi memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring bagi seluruh siswa mulai Kamis, 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil sebagai respons atas memburuknya kualitas udara di wilayah tersebut, yang dinyatakan dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sarolangun Nomor: P/937/100.3.4.2/IX/2026 tertanggal 30 September 2026.
Keputusan ini didasarkan pada hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh BLUD UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup pada 29–30 September 2026. Hasil pengujian menunjukkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di area perkantoran Gunung Kembang, Kabupaten Sarolangun, mencapai angka 105. Angka ini masuk dalam kategori "tidak sehat" dan berpotensi membahayakan kesehatan warga sekolah.
Kepala MTsN 1 Sarolangun menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh warga madrasah. Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk mematuhi instruksi yang tercantum dalam surat edaran tersebut secara penuh dan bertanggung jawab.
Beberapa poin penting terkait pelaksanaan PJJ di MTsN 1 Sarolangun antara lain:
- Seluruh siswa mengikuti proses belajar mengajar secara daring dari rumah masing-masing. Pembelajaran dilakukan menggunakan aplikasi video conference atau media komunikasi daring yang telah disepakati bersama guru mata pelajaran.
- Guru dan tenaga kependidikan tetap hadir di sekolah untuk mengajar atau bekerja, dengan kewajiban menggunakan masker selama berada di lingkungan madrasah.
- Peserta didik diimbau membatasi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak selama kualitas udara masih dinyatakan tidak sehat.
- Seluruh warga sekolah dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala madrasah menyampaikan bahwa kebijakan PJJ ini akan berlangsung mulai 1 Oktober 2026 hingga ada pengumuman resmi dari Dinas Lingkungan Hidup yang menyatakan kondisi udara telah membaik dan aman untuk pembelajaran tatap muka.
Pihak sekolah juga meminta dukungan dari orang tua atau wali murid untuk memantau dan mendampingi anak-anak selama menjalani pembelajaran daring di rumah, agar proses akademik tetap berjalan dengan baik meski dilakukan secara jarak jauh.(Humas/Rf)
|
54x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...