
MTsN 1 Sarolangun bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan fisik bagi para siswa. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 24 September 2026 Bertempat di ruang TIK MTsN 1 Sarolangun, dan diikuti oleh siswa/i pilihan MTsN 1 Sarolangun.
Sosialisasi ini bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh, sehat, dan berkarakter. Pihak madrasah menilai materi ini sangat penting, terutama karena usia remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap tekanan emosional dan perubahan fisik. Kepala MTsN 1 Sarolangun, [Nama Kepala Madrasah, M.Pd], dalam sambutannya menegaskan bahwa kecerdasan akademik perlu didukung dengan kondisi psikologis yang stabil dan tubuh yang sehat. Ia menambahkan, "Kami ingin memastikan siswa-siswi tidak hanya unggul secara intelektual dan agama, tetapi juga memiliki mental yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman serta fisik yang bugar untuk menunjang aktivitas belajar."
Tim ahli dari DP3A Kabupaten Sarolangun memberikan pemaparan mengenai pentingnya kesehatan mental sebagai fondasi utama bagi remaja. Materi yang disampaikan meliputi cara mengenali dan mengelola stres, teknik manajemen stres yang sehat agar tidak berujung pada depresi, serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. DP3A juga menyoroti dampak buruk perundungan terhadap kesehatan mental korban dan pentingnya menciptakan suasana sekolah yang aman dan saling mendukung.
Selain itu, narasumber menjelaskan hubungan antara kebugaran fisik dan kesehatan mental. Pola makan sehat, istirahat cukup, serta olahraga teratur disebut dapat membantu menjaga stabilitas emosi remaja. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berdialog secara interaktif, di mana mereka dapat berkonsultasi mengenai cara membangun rasa percaya diri dan mengatasi kejenuhan belajar.
DP3A mengapresiasi langkah MTsN 1 Sarolangun yang dinilai peduli terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menerapkan pola hidup sehat, saling menghargai antarsesama, serta tidak ragu mencari bantuan kepada guru Bimbingan Konseling (BK) atau pihak berwenang jika menghadapi masalah yang mengganggu kesehatan mental mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, MTsN 1 Sarolangun berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, mental, maupun fisik.
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...