
Sarolangun - MTsN 1 Sarolangun mengambil langkah strategis untuk memperkuat program pembinaan peserta didik dengan menjalin kerja sama lintas sektor. Pada Rabu (23/9), Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 1 Sarolangun secara resmi menggandeng tiga instansi, yakni Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3A) Kabupaten Sarolangun.
Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan madrasah yang lebih aman, sehat, dan ramah anak. Kerja sama tersebut akan diwujudkan melalui serangkaian kegiatan, salah satunya adalah sosialisasi terpadu yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan ini akan melibatkan BKKBN dan DP3A yang akan memberikan edukasi langsung kepada para siswa MTsN 1 Sarolangun.
Kepala MTsN 1 Sarolangun, Salimin, S.Pd.I, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diinisiasi oleh tim Guru BK. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan pendidikan holistik kepada siswa, mencakup aspek akademik, sosial, dan keselamatan diri. "Kerja sama ini sangat penting. Sosialisasi yang akan dilaksanakan oleh BKKBN dan DP3A esok hari diharapkan dapat membekali anak-anak kita dengan pemahaman mendalam mengenai pentingnya ketahanan remaja, pencegahan kekerasan, serta perlindungan anak. Sementara itu, sinergi bersama Damkar ke depan akan fokus pada edukasi mitigasi bencana dan keselamatan," ujar Salimin.
Rangkaian kegiatan sosialisasi yang akan digelar meliputi pembukaan oleh protokol dan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pukul 07.30 hingga 07.45 WIB, dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan dari Kepala MTsN 1 Sarolangun. Sesi pertama akan diisi oleh DP3A yang membahas pencegahan perundungan (bullying) dan hak perlindungan anak di lingkungan sekolah. Sesi kedua akan diisi oleh BKKBN dengan materi edukasi GenRe (Generasi Berencana) serta pendewasaan usia perkawinan bagi remaja. Acara juga menyediakan sesi tanya jawab antara siswa dan pemateri, serta diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan, foto bersama, dan penutupan.
Koordinator Guru BK MTsN 1 Sarolangun menambahkan, kolaborasi ini merupakan respons terhadap tantangan yang dihadapi remaja di era digital yang semakin kompleks. "Kami ingin memastikan siswa tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga matang secara emosional dan terlindungi dari segala bentuk perundungan maupun kekerasan. Kehadiran BKKBN dan DP3A besok merupakan langkah awal dari program berkelanjutan kami," jelasnya.
Melalui kerja sama ini, pihak madrasah berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan memperoleh wawasan yang bermanfaat dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat karakter siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri dan pengembangan kepribadian di lingkungan sekolah.(Humas/Rf)
|
24x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...