
SAROLANGUN – Pasca-kemeriahan pawai karnaval yang berlangsung hingga sore kemarin, MTsN 1 Sarolangun langsung melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).Dari total 765 siswa, hanya sekitar 300-an siswa yang hadir ke madrasah, dengan rata-rata 5 sampai 10 orang per kelas akibat kelelahan. Menanggapi situasi ini, Waka Kurikulum Ibu Ema Susilasari mengambil langkah strategis memulangkan siswa lebih awal pada pukul 11.50 WIB dari jadwal normal 13.50 WIB agar mereka bisa beristirahat total.
Kondisi fisik yang terkuras setelah mengikuti karnaval hingga sore hari membuat mayoritas siswa terpaksa izin tidak masuk sekolah. Ruang-ruang kelas di MTsN 1 Sarolangun terlihat lengang dari biasanya karena persentase kehadiran yang merosot tajam. Meski dalam satu kelas hanya diisi oleh 5 hingga 10 siswa saja, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para tenaga pendidik. Para guru tetap menunjukkan antusiasme dan dedikasi tinggi dengan masuk ke kelas tepat waktu, serta memberikan bimbingan belajar yang maksimal bagi siswa yang tetap memilih hadir.#!
Melihat kondisi fisik siswa yang hadir masih tampak lesu dan kurang fokus akibat sisa kelelahan kemarin, pihak kurikulum madrasah langsung mengambil tindakan preventif. Waka Kurikulum MTsN 1 Sarolangun, Ibu Ema Susilasari, memutuskan untuk memotong jam pelajaran pada hari ini. Jadwal Normal: Pulang pukul 13.50 WIB. Kebijakan Khusus Hari Ini: Pulang pukul 11.50 WIB. Kebijakan ini diambil murni demi menjaga kesehatan dan kebugaran para siswa. Pihak madrasah berharap, dengan diberikannya waktu istirahat yang lebih panjang di rumah, energi siswa dapat pulih sepenuhnya. Sehingga pada esok hari, seluruh 765 siswa MTsN 1 Sarolangun dapat kembali ke madrasah dengan stamina penuh dan semangat baru untuk melanjutkan aktivitas KBM secara normal.(Humas/Rf)
|
13x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...