
SAROLANGUN - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Sarolangun kembali menggelar apel rutin pada Kamis pagi, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman utama madrasah dan diikuti oleh seluruh majelis guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa-siswi. Suasana apel berlangsung khidmat, tertib, dan lancar.
Pada apel kali ini, Bapak Abdul Anas, S.Pd.I. bertindak sebagai pembina. Dalam amanatnya, ia menyampaikan materi tentang bimbingan rohani dan kedisiplinan, dengan fokus pada pentingnya menutup aurat dan larangan berpakaian ketat menurut hukum Islam. Materi ini dianggap penting untuk membentuk karakter generasi muda muslim yang taat syariat.
Abdul Anas menegaskan bahwa menutup aurat merupakan kewajiban mutlak (fardhu 'ain) bagi setiap muslim yang telah baligh, bukan sekadar aturan formal di madrasah. Ia menjelaskan batasan aurat berdasarkan syariat Islam, yaitu untuk laki-laki dari pusar hingga lutut, sedangkan untuk perempuan seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. "Menutup aurat adalah bentuk ketaatan tertinggi kita kepada Allah SWT dan cara paling mulia untuk menjaga kehormatan diri," ujarnya di hadapan seluruh peserta apel.
Lebih lanjut, Abdul Anas menyoroti fenomena pakaian ketat yang sering disalahartikan sebagai bentuk menutup aurat. Ia menegaskan bahwa pakaian yang ketat, tipis, atau menerawang hukumnya haram karena tidak memenuhi syarat menutup aurat secara sempurna. Pakaian yang digunakan seharusnya longgar agar tidak membentuk lekuk tubuh. Ia juga mengutip hadis Rasulullah SAW mengenai ancaman bagi wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya telanjang, yaitu mereka yang mengenakan pakaian ketat atau tipis. Golongan ini, menurut hadis tersebut, diancam tidak akan masuk surga dan tidak dapat mencium bau surga.
Selain itu, Abdul Anas mengingatkan bahaya dosa jariyah yang dapat timbul jika aurat dipamerkan secara sengaja, baik melalui foto, video, maupun penampilan langsung di hadapan orang yang bukan mahram. Dosa tersebut akan terus mengalir selama aurat tersebut masih dapat dilihat oleh orang lain.
Melalui apel rutin ini, pihak MTsN 1 Sarolangun berharap seluruh siswa-siswi dapat mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di luar sekolah. Apel pagi ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk kelancaran proses belajar mengajar, kemudian dilanjutkan dengan bersalam-salaman antara siswa dan majelis guru sebelum memasuki ruang kelas masing-masing.(Humas/Rf)
|
80x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...