
(Humas) - Pada tanggal, 9 Januari 2026, MTsN 1 Sarolangun menggelar kegiatan sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai upaya mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini bertujuan mendukung program reformasi birokrasi yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam menciptakan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Acara sosialisasi berlangsung di ruang Kepala Madrasah dan dihadiri oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan MTsN 1 Sarolangun. Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Sarolangun menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan langkah nyata madrasah dalam mendukung reformasi birokrasi. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dari seluruh unsur madrasah untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
"Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan wujud komitmen moral untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi serta memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat," ujar Kepala MTsN 1 Sarolangun dalam arahannya.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai enam area perubahan utama dalam pembangunan Zona Integritas. Area tersebut meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Penjelasan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada seluruh civitas madrasah mengenai langkah-langkah strategis yang harus diambil untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dan melayani. 
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Seluruh peserta aktif dalam sesi diskusi, berbagi gagasan, serta merumuskan strategi implementasi nilai-nilai integritas di lingkungan kerja madrasah. Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan prinsip-prinsip integritas di setiap aspek pelayanan dan tata kelola madrasah.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, MTsN 1 Sarolangun berharap seluruh civitas akademika dapat berperan aktif dalam membangun madrasah yang bersih, melayani, dan profesional. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan MTsN 1 Sarolangun sebagai contoh satuan kerja berpredikat WBK/WBBM di Kabupaten Sarolangun, serta memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan dan pelayanan publik di lingkungan madrasah. (Rahman)
|
639x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...