
( HUMAS) Dalam rangka memeriahkan peringatan 1 Muharrama 1441 MTsN 1 Sarolangun Kabupaten Kabupaten Sarolangun , Kamis (5/9/2019) melaksanakan dan lomba dalam rangka memperingati 1 Muharram ,Siswa-siswi antusias mengikuti kegiatan yang diperlombakan seperti lomba pidato,Tartir,tilawah,asmaulhusna,sholawat,sholat jenazah Dan adu kompetensi rengking satu, kegiatan dilaksanakan di Ruang kelas, labor mudhollah Dan pondopo yg dalam lingkungan MTsN 1 Sarolangun.
Kepala MTsN1Sarolangun Ahmad Fauzi,S.Ag dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini laksanakan untuk mengingatkan siswa-siswi sekolah dipimpinnya dan masyarakat umumnya tentang tahun baru Islam. Selama ini masih banyak yang belum tahu sejarah tahun baru Islam, bahkan bagaimana perjuangn Rasullah SAW dalam melaksanakan hijrah dari Mekkah ke Madinah (Yatsrib)," ungkap Ahmad Fauzi
Ka MTsN1 Sarolangun berharap, momentum tahun baru Islam ini agar setiap manusia merenungkan tentang perputaran waktu yang semakin cepat.Selain itu, juga sekaligus menjadi sarana untuk introspeksi diri dan memperbanyak amal ibadah."Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh dewan guru MTsN 1 Sarolangun ," ujar Ka Madrasah Anak-anak sangat semangat, apalagi kegiatan Ini diberikan hadiah bagi siswa yang berprestasi dalam lomba dankegiatan ini menjadi agenda tahunan MTsN 1 Sarolangun
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala kantor kemenag Kabupaten Sarolangun Dan Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sarolangun yang Secara langsung meninjau pelaksanaan kegiatan dan sekaligus meninjau kantor baru majelis guru.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sarolangun H.M Syatar yang didampingi oleh Kasubbag TU H.M Salam disela kunjungannya mengatakan Sejarah 1 Muharram tahun baru Islam, awalnya ditandai dengan peristiwa besar berupa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hal tersebut menjadikan sebuah penamaan kalender Islam.Sebelum zaman Nabi Muhammad SAW, masyarakat Arab tidak menggunakan sistem kalender tahunan untuk memperingati suatu peristiwa. Mereka hanya menggunakan sistem hari dan bulan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahir pada tahun Gajah, masyarakat Arab tidak menggunakan angka dalam menentukan tahun.
Semua para sahabat Rasul Allah, seperti Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan Thalhan bin Ubaidillah berdiskusi untuk menentukan sistem kalender Islam. Dari banyaknya usulan, terpilihlah usulan dari Ali bin Abi Thalib yang mengusulkan kalender Hijriyah Islam dimulai dari persitiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Sejarah 1 Muharram singkatnya menjadikan kalender hijriyah sebagai sistem penanggalan sehari-hari dengan menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, hal itu berlaku di beberapa negara mayoritas Islam
saat datanya Kontributor Humas MTsN 1 Sarolangun Tentang makna 1 Muharam Beliau menjelaskan (H.M.Syatar) Hijrah sendiri diartikan sebagai perjuangan meninggalkan hal-hal buruk ke arah yang lebih baik. Dan, kini peristiwa hijrah diartikan sebagai pembelajaran nilai kebaikan untuk diri sendiri, seperti berani meninggalkan sesuatu yang buruk yang merugikan diri sendiri dan beralih pada sesuatu yang baik ungkap Beliau.
Penulis : Sahudi Ramli
|
699x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...